Uang, Fase Butuh & Fase Kreasi

July 05, 2021
afi

Ada beberapa fase orang dalam motivasinya mencari uang.

Yang pertama fase “butuh”. Butuh uang untuk membiayai hidupnya. Butuh uang untuk membayar keinginannya. Butuh uang untuk memenuhi sesuatu yang harus dipenuhi. Mungkin ada hutang atau mungkin keharusan2 yang lain.

Di dalam fase ini biasanya banyak emosi2 yang tidak mengenakkan. Perasaan khawatir, takut, cemas, tegang, was-was biasanya sangat dominan mewarnai hari2nya.

Fase “butuh” ini juga diwarnai oleh pola pikir kelangkaan. Peluang adalah hal yg langka. Uang susah dicari. Keuntungan sulit untuk didapatkan. Efeknya begitu mendapatkan uang pun jadinya dipegang erat2. Kalau lepas rasanya menyakitkan. Kalau harus membayar sesuatu rasanya tidak rela.

Fase “butuh” ini biasanya orang yg sedang berjuang keras. Masih survival.

Namun seringkali fase ini terus mendominasi walau sudah punya banyak.

Maka dari itu kita menjumpai orang kaya yang stress, penuh rasa kecemasan, was2 dan khawatir. Ini adalah contoh orang2 yang sudah sangat terbiasa dengan pola pikirannya sendiri. Sehingga walaupun kondisi finansialnya sudah berubah tetapi dia tidak bisa lepas dari pola pikir “butuh” tadi.

Ada fase yang lain selain fase “butuh”. Yaitu fase “kreasi”. Orang2 yg ada di dalam fase kreasi ini menjadikan pekerjaan sebagai ajang buat dirinya berkreasi. Menciptakan hal2 baru, cara2 baru, layanan2 baru.

Di fase kreasi, ada semangat mengeksplorasi. Semangat untuk belajar hal baru dan menciptakan diri yang baru. Kejutan, kegembiraan, kekaguman, perayaan sangat sering terjadi di dalam fase kreasi ini.

Bahkan untuk orang2 di fase kreasi ini, uang bukan lagi tujuan. Uang nantinya hanyalah sebuah alat untuk berkreasi, berkontribusi, untuk menciptakan dunia yang lebih baik daripada sebelumnya.

Kalau uangnya habis bagaimana? Orang2 di fase kreasi akan punya ketenangan bahwa jika sesuatu habis maka nanti akan tercipta dari sumber yang baru. Pasti akna ada gantinya. Karena Sang Maha Pencipta tidak akan tinggal diam melihat sesuatu yang dibutuhkan untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Saatnya kita sama2 ber refleksi. Saat ini kita ada di fase mana? Kemudian kalau boleh memilih kita ingin menuju ke fase yang mana?

Salam,

Awan

(bersambung…)

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *