Konsep Be – Do – Have untuk Kemajuan Bisnis

KMB Mas Ruli - Awan Rimbawan

Apa sih aset terbesar UKM ?
Itu adalah pertanyaan pembuka dari Mas Ruli.

Ada yang menjawab HRD, karyawan, bangunan dll…

Ternyata jawabannya adalah: Owner.
Bagi perusahaan skala kecil dan mikro, owner adalah penentu maju tidaknya perusahaan.

Jika ternyata Owner adalah aset terbesar dari UKM, maka owner seperti apakah yang bisa memajukan usahanya?

Untuk mengetahui hal ini Mas Ruli menjelaskan tentang konsep Have, Do dan Be.

Kebanyakan orang fokus pada Have.
Target ingin memiliki omset sekian Milyar.
Ingin membangun sistem.
Ingin perusahaannya maju.
Ingin kaya.
Ingin penjualannya laris.
dll…

Tapi memiliki/mencapai sesuatu itu ternyata hanyalah hasil dari Do atau action apa yang dilakukan oleh seseorang.
Dan orang bisa melakukan sesuatu karena orang itu menjadi pribadi dengan sifat2 yang baik (Be).

Jadi yang pertama dibereskan bukanlah targetnya terlebih dahulu.
Tetapi adalah menjadi orang dengan sifat/pribadi yang baik.

Urutannya bukan Have – Do – Be.
Tetapi dibalik menjadi Be – Do – Have.

Contoh kasus ada orang yang ingin bisnisnya maju (Have).
Jangan berfokus pada Have nya tetapi pada Be nya.
Salah satu Be nya adalah: Menjadi orang yang menghargai waktu.
Jika orang menghargai waktu, maka sikap/aktifitas yang dia lakukan misalkan:

  • Dia akan bangun pagi, karena waktunya sayang sekali dihabiskan untuk tidur sampai siang. Sementara pagi2 dia sudah bisa membangun bisnisnya.
  • Dia akan tiba di tempat lebih dahulu jika ada janji/acara. Dengan tiba lebih dahulu dia bisa bertemu dengan orang lain, ngobrol santai dengan pembicara, lebih mempersiapkan diri untuk janjinya.
  • Dia akan sangat sayang menghabiskan waktu untuk bermain2 yang tidak ada hubungan langsung dengan tujuan yang ingin dia capai.

Dengan Do yang seperti itu, pastinya akan berdampak pada Have yang dia inginkan: bisnisnya maju.

Begitu konsepnya, Be dahulu agar bisa melakukan Do dan akhirnya mendapat/mencapai Have.

Nah kadang kita kesulitan, Be seperti apa yang kita perlukan?
Tips dari Mas Ruli adalah melihat seorang pemimpin yang ada di dunia nyata.
Misal Presiden kita, karakter seperti apa yang kita inginkan ada pada dirinya?
Tentunya kita ingin presiden kita mempunyai sikap:

  1. Jujur
  2. Adil
  3. Cerdas
  4. Menghargai Waktu
  5. Komunikatif
  6. Luwes bergaul
  7. Berani Mengambil Resiko
  8. Tekun
  9. Bijaksana
  10. Inspiratif
  11. Berintegritas
  12. Dermawan
  13. Pekerja Keras
  14. Gaya hidup sehat
  15. Dll…

Dari Be yang seperti itu kita jabarkan menjadi Do, misalnya :

  1. Selalu mengatakan kejujuran dan menghindari kebohongan
  2. Tidak memihak kepada siapapun dan selalu memikirkan kepentingan bersama
  3. Menyisihkan waktu untuk membaca buku dan mengikuti training/seminar2 untuk menambah kecerdasannya
  4. Datang tepat waktu, sholat tepat waktu, bangun jam 3 pagi setiap hari untuk sholat tahajud
  5. Belajar untuk berkomunikasi dengan tiap orang, belajar untuk berbicara pada acara2 umum.
  6. Belajar untuk memahami hubungan antar manusia dan tidak tenggelam pada gadgetnya ketika ada orang lain.
  7. dll…

Have adalah target yang ingin dicapai misalnya:

  1. Profit naik 3 kali lipat
  2. Bisa membangun sistem
  3. dll..

Setelah memaparkan mengenai konsep Be – Do – Have, Mas Ruli mengatakan bahwa untuk mengubah diri itu bukan sesuatu yang mudah.
Orang yang biasa bangun siang, akan sulit sekali untuk bangun pagi.
Orang yang biasa merokok, akan sangat sulit untuk berhenti.

Karena jika menganut hukum fisika, semua benda sifat dasarnya adalah lembam(diam di tempatnya masing2), sampai dikenai gaya.
Gaya ini sendiri bisa berupa gaya dorong, maupun gaya tarik.
Dengan dikenai gaya dorong dan gaya tarik, maka sebuah benda bisa bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Gaya dorong ini harus lebih besar dari sifat lembam atau gaya lain yang menarik benda itu berada di tempatnya.
Sebuah roket hanya akan bisa melaju meninggalkan bumi jika gaya dorongnya lebih besar dari gaya tarik gravitasi bumi.
Jika gaya dorongnya lebih kecil dari gaya gravitasi bumi, maka roket itu tidak akan pernah sukses tinggal landas menuju angkasa.

Nah pada pribadi kita yang saat ini, dan ingin menjadi pribadi yang baru (Be), maka harus ada gaya dorong.
Gaya dorong pada diri kita ada yang sifatnya motivasi eksternal dan internal.
Motivasi eksternal adalah sesuatu di luar diri yang menjadi kondisi kita sekarang.
Motivasi internal adalah cita-cita kita sebagai seorang manusia.

Untuk bisa berubah menjadi pribadi yang baru, maka kita harus terlebih dahulu mengidentifikasi motivasi eksternal dan internal kita.
Motivasi eksternal (karena kondisi) contohnya adalah:

  1. Ingin memperbaiki kemapanan keluarga.
  2. Pasangan sering mengeluh uang dapur kurang
  3. Ingin memiliki rumah sendiri, bukan kontrak dan bukan yang diberikan oleh orang tua
  4. Ingin menyiapkan dana pendidikan sehingga bisa menyekolahkan anak-anak sampai jenjang yang paling tinggi
  5. Ingin memberi kepada orang tua, agar orang tua tidak usah repot bekerja karena sudah lan jut usia.
  6. dll

Mengetahui motivasi eksternal saja tidak cukup karena jika kondisi sudah berubah menjadi lebih baik maka orang akan kebingungan akan kemana jalan hidupnya diarahkan. Seperti satelit yang sudah bisa lepas dari gravitasi bumi tetapi tidak tahu mau kemana. Dia akan mengambang dan berputar2 di orbit yg sama terus menerus.

Oleh karena itu harus ada motivasi internal, yaitu berkaitan dengan cita-cita kita.
Contoh dari motivasi internal adalah:

  1. Ingin memaksimalkan potensi yang ada pada diri sendiri
  2. Ingin menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak
  3. Ingin membuat organisasi bisnis yang bisa menjadi jalan rejeki bagi sebanyak-banyaknya orang
  4. Ingin bisa traveling dan mengunjungi negara-negara lain
  5. Ingin bisa membuat panti asuhan yang memiliki sebanyak mungkin anak
  6. dll…

Motivasi internal dan eksternal ini adalah gaya dorong dan gaya tarik kita untuk berubah dari pribadi yang sekarang menjadi pribadi yang baru (BE).

Mas Ruli menyarankan untuk memasang motivasi internal dan eksternal ini di tempat yang gampang terlihat agar bisa dilihat tiap hari.

Kembali pada pertanyaan di awal tulisan ini.
Owner seperti apakah yang bisa memajukan bisnisnya?
Yaitu owner yang memahami konsep Be Do Have, dan juga memiliki motivasi internal dan eksternal yang kuat untuk bisa menarik/mendorong dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Oh ya, sebagian materi yang disampaikan Mas Ruli beliau dapatkan ketika mentoring dengan Coach Fauzi. Pada saat itu usahanya sedang diambang kebangkrutan karena uang usaha dibawa kabur pegawainya. Namun Coach Fauzi menyampaikan konsep tentang selalu melihat peluang di setiap kejadian dan mengambil tanggung jawab. Jika sampai usaha seseorang bangkrut itu bukan karena ditipu orang, tetapi karena ownernya menyerah. Dari situ Mas Ruli memberhentikan hampir separuh karyawannya, me-reset ulang timnya dan akhirnya mampu bangkit kembali. Pada saat itu Coach Fauzi menyampaikan agar yang ada di kelompok mentoring, nantinya bersedia untuk menjadi mentor jika ada KMB lagi.

Komunitas TDA dengan KMBnya memang memiliki sambung menyambung kebaikan yang sangat baik. Dulu jadi mentee, sekarang jadi mentor. Mereka melakukannya tanpa mendapatkan imbalan finansial apapun. Sungguh sebuah keluarga yang saling membantu satu sama lainnya.

Terima kasih saya ucapkan buat Mas Ruli http://resepbundacatering.com/
Juga buat temen2 suuper yang udah hadir dan mensharing tentang cerita bisnis dan kehidupannya yang penuh pembelajaran 🙂
Teh Nisa – http://naturacraft-decoupage.com/
Pak Wahyu – Airindo Mustika Express cabang Bandung
Kang Miftah – http://www.pabrikbaja.com/

Apa Arti Angka 34 ?

Widuri-2

Pikiran bukanlah diriku

Pikiran tidak harus selalu diikuti

Karena pikiran tidak selalu benar

Ketidaktahuan tentang ini adalah penyebab dari penderitan.

Mengalami dan mengetahui hal ini adalah berakhirnya penderitaan.

Karena sakit itu tidak terelakkan, tetapi penderitaan adalah pilihan

Apa arti angka 34 ?

Hari ini bagiku angka 34 bukanlah sekedar angka setelah 1 dan 2

Bagiku, angka 34 adalah…
Menyadari bahwa di dekatku kini ada seorang bocah berumur 13 bulan.
Dari dia aku belajar bagaimana seseorang tumbuh berkembang.
Darinya aku mengalami kilas balik masa kecilku yang terlupakan.

Bagaimana merepotkannya…
Bagaimana lucunya…
Bagaimana membahagiakannya…
Pengorbanan apa yang harus dilakukan oleh orang tuaku…

Dari anak ini, aku bercermin tentang bagaimana aku melihat ketakutanku
kekhawatiranku akan memandang masa depan
Dan apakah pikiran itu diperlukan ataukah cuma sebagai beban yang baiknya dilepaskan.

Bagiku, angka 34 adalah…
Menjalani pengalaman pernikahan hampir 4 tahun.
Belajar bahwa sebuah hubungan pernikahan adalah cara untuk memahami Ego

Memahami tentang kesabaran
Memahami bahwa jika sesuatu hal itu benar, namun tidak membantu jangan disampaikan
jika sesuatu itu tidak benar namun membantu, jangan disampaikan
jika sesuatu itu benar dan membantu, tunggu momen yang tetap untuk menyampaikan

Bagiku, angka 34 adalah…
Titik di mana aku setahun kebelakang menghindari daging
Banyak pertimbangan tentang hal ini.
Tentang lingkungan, tentang bumi.
Tentang diriku sendiri, pembelajaran tentang nafsu.
Tentang lingkaran tak berujung yang selama ini dijalani.
Salam sungkem kepada Syekh Abdul Qodir Jaelani yang menghindari daging dan api…

Bagiku, angka 34 adalah…
Menjalani hampir setengah tahun sehari makan dan sehari tidak.
Mencoba memahami tentang kadang punya dan kadang tidak.
Kadang di atas, kadang di bawah.
Bahwa semuanya datang untuk pergi, tidak ada yang abadi.
Aku, hanyalah sebuah pengamatan untuk sebuah aliran masuk dan keluar.
Layaknya nafas, tidak untuk ditahan tetapi untuk masuk dan keluar.
Karena hanya dengan mekanisme seperti itulah kehidupan bisa berjalan.

Bagiku, angka 34 adalah…
Fase untuk berkembang…
Ilmu-ilmu baru, saudara2 baru, mindset2 baru…

Bukan kesuksesan yang aku targetkan.
Namun cukup menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya.
Bukan untuk mengalahkan orang lain, namun mengalahkan diri sendiri.
Pada prosesnya, untuk bermanfaat bagi orang lain…sebaik2nya, seluas2nya…

Terima kasih atas 34 ini, aku tahu Engkau selalu dekat dalam tiap detiknya…
Widuri-1

Kegiatan Mentoring Bisnis (KMB) TDA Bandung

Ada sebuah ruangan besar di mana di dalamnya ada meja makan panjang dan lebar.
Di atas meja makan itu terdapat berbagai macam makanan yang lezat-lezat.
Di pinggir meja duduk orang-orang yang tampaknya kelaparan.
Tubuh mereka kurus kering dengan mata sayu dan kebingungan.
Mereka ingin makan, tetapi tidak bisa.
Kenapa gerangan?

Ternyata oh ternyata, tangan-tangan mereka sudah berubah menjadi sendok dan garpu.
Namun mereka tidak bisa menggunakan sendok dan garpu itu.
Karena sendok dan garpu tersebut panjang sekali, lebih panjang dari tinggi badan orang-orang itu.

Setiap kali mereka menyendok makanan, tidak mampu mereka masukkan pada mulutnya sendiri.
Makanan jatuh berceceran tanpa bisa mereka makan.

Sayangnya mereka juga tidak bisa memakan makanan yang ada di lantai langsung dengan mulutnya.
Karena badan mereka diikat dikursi dan tidak bisa bergerak kemana-mana
Mereka juga tidak bisa makan langsung dari piring2 yang ada di mejanya.
Karena mereka tidak bisa menggerakkan kepala terlalu jauh.

Kasihan sekali.
Orang-orang di ruangan ini diliputi kesedihan, kebingungan dan kelaparan.

Di sebelah ruangan itu ada ruangan yang besarnya sama.
Kondisi di ruangan kedua juga sama persis dengan ruangan yang pertama.
Meja makan yang penuh makanan lezat.
Orang-orang terikat di kursi yang tangannya berubah menjadi sendok dan garpu sepanjang tinggi badan mereka.

Namun ada yang berbeda.

Orang-orang di sini tubuhnya segar.
Wajahnya gembira dan tidak ada kelaparan.
Kenapa?

Ternyata oh ternyata, sendok dan garpu yang panjang itu digunakan untuk saling menyuapi satu sama lain.
Dengan berfikir untuk memberi kepada orang lain, maka orang lain pun akan tergerak untuk memberi.
Pada akhirnya semua yang ada di ruangan kedua tidak ada yang kelaparan.

Beberapa hari yang lalu, saya teringat kembali dengan cerita ini karena event KMB TDA Bandung.
Di event ini setiap orang berusaha untuk memberi.
Pada prakteknya mereka yang bersedia untuk memberi ini juga mendapatkan pemberian balik yang bermanfaat untuk mereka.
Sungguh mengharukan…

Semoga saya juga bisa tertular sifat untuk selalu memberi. Karena kaya itu bukanlah orang yang punya banyak hal, tetapi orang yang merasa cukup dan ringan dalam pemberian….amiin…

————————————-

Ini adalah uraian kegiatan KMB pada acara kickoff KMB TDA Bandung Batch 1:

Assalamualaikum wr wb temen2 semuanya… 🙂

Salam sungkem buat para suhu dan rekan2 seperjalanan

oh hampir kelupaan… sungkem juga buat para ustad dan ajengan yang telah bergabung di sini 🙂

Senang sekali bisa berjumpa kembali via Telegram di event Kickoff KMB TDA Bandung Batch 1.

Kegiatan Mentoring Bisnis (KMB) TDA Bandung adalah program pendampingan pengembangan bisnis  dan kewirausahaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kegiatan ini adalah salah satu program unggulan TDA dalam peningkatan kapasitas anggota.

KMB kali ini agak berbeda dengan KMB yang sebelumnya. Yaitu:

1. Pendekatannya problem/goal based. Mentee mempunyai permasalahan/goal apa, kemudian mentor siapa yang bisa membantu.

2. Periodenya dipersingkat yaitu 3 bulan. Diharapkan dalam 3 bulan problem yang dihadapi sudah terselesaikan atau minimal sudah ada progress. Jika ada problem berbeda yang ingin diselesaikan bisa diselesaikan di KMB batch berikutnya.

3. Proses mentoring dilakukan one on one. Diharapkan dengan one on one ini masalah akan lebih terfokus untuk diselesaikan. Namun tidak menutup kemungkinan jika mentor mempunyai mentee lebih dari satu dan masalahnya sama, maka bisa digabung dalam kelompok.

4. Pada praktiknya, proses mentoring akan digabung dengan coaching. Minggu lalu para mentor sudah diberi pembekalan oleh Coach Fauzi dengan teknik-teknik coaching. Dengan adanya teknik coaching maka solusi tidak hanya datang dari mentor, tetapi juga bisa digali dari diri mentee sendiri. Sehingga diharapkan solusi yang muncul fleksibel dan pas untuk kondisi mentee.

Nah… untuk bisa mensukseskan KMB ini dengan sempurna dan cetar membahana ? maka kami membagikan aturan main yang perlu disepakati bersama:
1. Setelah acara kickoff ini mentee dipersilahkan untuk menghubungi mentor masing2 untuk janjian bertemu.

2. Selesai pertemuan, mentee diminta untuk membuat blog, boleh di blogspot, wordpress atau media sosial ber-url (misal facebook note). Tujuannya adalah agar setelah setiap selesai pertemuan, mentee bisa mendokumentasikan perjalanan/progress bisnisnya blog tersebut. Dokumentasi ini pastinya akan sangat memberikan manfaat bagi anggota TDA yang lain yang tidak mengikuti KMB. Jika ada hal-hal yang sifatnya rahasia bisnis dari mentee atau mentor, maka tidak perlu dituliskan di laporan.

3. Sebelum pertemuan berikutnya, mentee harus sudah mengerjakan tugas2 yang diberikan oleh dari pertemuan sebelum nya dan juga mempublikasikan laporannya.

4. Periode KMB batch 1 adalah 23 Mei s.d 23 Agustus.

Kembali lagi saya share daftar update Mentee dan mentor:
Aagyn – Evazonia, jadi mentor untuk: Pri Agung Danarahmanto
Achmad Faisal – MotivaKreatif, jadi mentor untuk: Rifki Febriansyah
Adiprabowo – JuraganFoto, jadi mentor untuk: Budi Krisnadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Kusnadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Muhammad Edwin Khadafi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: taofik hidayat
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: muhammad yasin
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Oskar skarayadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Angga gumilang
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: karecka tira s
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Dhya afifah sholihah k
Awan Rimbawan – 21clouds, jadi mentor untuk: Brata Manggala
Budi Krisnadi – Omorfa Matia, jadi mentor untuk: Kiking Ludi Ananta
Budiman – Vandell, jadi mentor untuk: Ivan Handriar
Deddy Novrandianto – Swamedia, jadi mentor untuk: Mohd fauzy
Eva Herliyanti – Evazonia, jadi mentor untuk: Desi Siti Aisyah Humaira
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: acit (astri afriyanti)
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Ai Fuzi Fauziah
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Angga Tirta
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Muhammad Tanri Arrizasyifaa
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Mujiono
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Abdul Haris
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Anggia tresna wibawa
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Lukman Elhaqi
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Rully Setiawan
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Budi dermawan
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Rizka Nugroho
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Dody
Muhamad Yusuf Adiwiyarso – Smuufy Studio, jadi mentor untuk: Ashry Sikka Aradilla
Muhamad Yusuf Adiwiyarso – Smuufy Studio, jadi mentor untuk: Zulkarnaen
Muhammad Yasin – Gesit Konveksi, jadi mentor untuk: utsman jamaludin
Muhammad Yasin – Gesit Konveksi, jadi mentor untuk: Fauzia Raziani Razak
Muri Handayani – Gerai Razha, jadi mentor untuk: Eva Aisyatul Fauziah
Nissa Nuraini – Natura Craft & Sweet Batik, jadi mentor untuk: A Bahrul Ulum Azmi
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Nissa Nuraini
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Wahyu Pujaswara
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Miftah
Wibi Arie Rismanto – 4Life, jadi mentor untuk: Irwan Hidayat

Awan Rimbawan, [22.05.16 19:39]
Monggo kita lanjutkan dengan sesi tanya jawab ?

acit Puella|Lumama|, [22.05.16 19:41]
kalo waktu dan jam dan berapa kali pertemuan di tentukan oleh mentee dan mentornya masing2?

>>> Betul teh Acit, silakan diobrolkan sesuai dengan kesepakatan

Budi Dermawan 0811 200860, [22.05.16 19:41]
Alhamdulillah sudah mulai kmb. Untuk coaching misalnya ngerjain tugas dan ngeblog lapor ke sini?

>>>>Yess Om Budi, jadi ini juga jadi ajang kita untuk share progress dan saling memonitor small winning masing2

Ivan OpieunBandung, [22.05.16 19:41]
Master, bedanya mentoring ama coaching apa?

Awan Rimbawan, [22.05.16 19:46]
[In reply to Ivan OpieunBandung]
Mentoring: Pada proses mentoring biasanya diberikan oleh orang yang lebih berpengalaman dan pernah melalui jalan tersebut. Kelebihan dari proses ini adalah, mentee akan mendapatkan pengalaman dari orang yang pernah praktik langsung. Kekurangannya, pengalaman dari seseorang biasanya tidak bisa diterapkan ke orang lain karena perbedaan waktu/kondisi bisnis.

Coaching: berfokus pada self discovery atau penemuan dari diri sendiri yang akhirnya bermuara pada self decision atau pengambilan keputusan tentang apa yang akan dilakukan. Jadi Coach tidak memberikan keputusan, tetapi bersifat memfasilitasi dan menggali apa yang ada di dalam diri coachee. Sehingga solusi dan keputusan bersifat fleksibel dan sesuai dengan kondisi coachee

Teknik coaching menakjubkan buat ane gan, soalnya biasanya ane mikir jawaban ada di luar/orang lain yg lebih ngerti. Tapi ditangan coach yang mantap, ternyata setelah di gali jawabannya ada di diri ane sendiri. Jadi ini teknik yang sangat emejing ? ???
Kiking Jilbab Mukena Anak, [22.05.16 22:02]
….ane nggak pernah bikin blog/tulisan di internet Hu
…ada guidance nya kah?

Awan Rimbawan, [23.05.16 03:29]
Gpp hu…
Bayangkan aja lg cerita sama seseorang
Di telegram
Ga usah ngikutin kaidah2 yg baku
Gaya bercerita aja ?
Pakai 5w 1h jg bisa http://omdimas.com/cara-menulis-blog-dengan-rumus-5w-1h/

Awan Rimbawan, [22.05.16 20:27]
Amiin… nuhun maturnuwun temen2 semuanya yang sudah hadir di event Kickoff KMB TDA Batch 1 ini….

Saya ingin tutup pertemuan kali ini dengan sebuah quote dari seorang bijak:

It is better to conquer yourself than to win a thousand battles
Then the vivctory is yours
It cannot be taken from you, not by angles nor by demons
heaven or hell…
Saya memaknainya dengan…
Tujuan kita berbisnis bukan untuk mengalahkan pesaing kita
Atau mengalahkan orang lain yang omsetnya lebih tinggi dari kita
Cukuplah membuat saya lebih baik hari ini daripada saya yang kemarin
Membuat saya yang besok, lebih baik daripada saya yang hari ini

Mudah2an dengan adanya KMB, kita semua bisa saling membantu
Untuk bisa menjadi pribadi2 yang lebih baik daripada yang sebelumnya
Insya Allah, untuk kebaikan bersama dan kemanfaatan terluas…

Amiiin,… __^__