UANG DAN PUASA

July 13, 2021
afi

Puasa yang dipahami oleh sebagian besar orang adalah menahan untuk tidak makan dan minum dalam rentang waktu tertentu.

Namun kata kuncinya adalah menahan. Kata menahan ini bisa diartikan dengan sangat luas. Menahan emosi. Menahan keinginan. Menahan kata-kata. Menahan perasaan sombong. Menahan nafsu. Menahan uang.

Ternyata ketika kita belajar menahan, maka kita akan memiliki. Ini yang seringkali terlupa. Banyak orang berusaha untuk mendapatkan lebih. Tetapi tidak pernah belajar untuk menahan. Sehingga dapatnya banyak, keluarnya juga banyak. Pada akhirnya sangat sedikit yang tersisa. Atau lebih parah lagi, malah tekor. Itu disebabkan oleh besar pasak daripada tiang. Lebih besar pemasukan daripada pengeluaran.

Ketika dalam kondisi kekurangan uang, penting sekali untuk belajar menahan. Menahan keinginan. Menahan gaya hidup. Menahan tabungan. Menahan pengeluaran. Menahan makan enak. Menahan pemborosan.

Dengan latihan menahan ini maka kita akan bisa memiliki lebih. Praktek ini juga akan menghindarkan kita dari jebakan besar pasak daripada tiang.

Latihan puasa sangat penting untuk dilakukan. Mulai dari yang paling gampang, puasa Ramadhan. Nanti berlanjut menjadi puasa senin kamis. Berlanjut lagi jadi Puasa Daud. Atau puasa-puasa yang sunnah yang lain.

Dimulai dari menahan makanan, nanti berlanjut menahan saat buka puasa. Ada yang bilang bahwa kualitas puasa seseorang ditentukan saat berbuka tiba. Apakah dia mengumbar nafsu dengan makan apa saja? Ataukah dia bisa melanjutkan menahan. Makan secukupnya saja. Maka itu saat-saat berbuka adalah latihan sebenarnya untuk belajar menahan.

Latihan menahan ini akan bisa mendidik jiwa kita sehingga tidak gampang diombang-ambingkan oleh godaan. Salah satunya dari godaan makanan. Banyak makanan enak yang menggoda, tapi apakah baik untuk kesehatan?

Dengan latihan menahan ini maka tubuh kita akan jadi sehat. Kalau tubuh sehat maka pikiran akan jernih. Kalau pikiran akan jernih ide-ide kreatif bermunculan. Kita akan bisa menyelesaikan banyak permasalahan. Sehingga tidak mungkin tidak uang akan datang.

Tapi kalau dari makanan saja kita tidak bisa menahan. Maka pasti pengeluaran kita besar untuk makanan. Belum lagi efek kesehatan yang muncul dari makanan-makanan yang merusak fisik. Kalau sudah tidak punya uang, kemudian badan sakit pasti sengsara sekali. Kalau punya uang tapi badan sakit, masih lumayan. Walaupun tetap akan kehilangan uang.

Proses ini perlu dilakukan bertahap, sedikit demi sedikit. Sehingga tidak kaget. Kata orang soleh, amalan yang paling disukai adalah yang kecil namun konsisten. Terus berprogress.

Semoga kita bisa latihan bersama-sama ya 🙂

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *