Kegiatan Mentoring Bisnis (KMB) TDA Bandung

Ada sebuah ruangan besar di mana di dalamnya ada meja makan panjang dan lebar.
Di atas meja makan itu terdapat berbagai macam makanan yang lezat-lezat.
Di pinggir meja duduk orang-orang yang tampaknya kelaparan.
Tubuh mereka kurus kering dengan mata sayu dan kebingungan.
Mereka ingin makan, tetapi tidak bisa.
Kenapa gerangan?

Ternyata oh ternyata, tangan-tangan mereka sudah berubah menjadi sendok dan garpu.
Namun mereka tidak bisa menggunakan sendok dan garpu itu.
Karena sendok dan garpu tersebut panjang sekali, lebih panjang dari tinggi badan orang-orang itu.

Setiap kali mereka menyendok makanan, tidak mampu mereka masukkan pada mulutnya sendiri.
Makanan jatuh berceceran tanpa bisa mereka makan.

Sayangnya mereka juga tidak bisa memakan makanan yang ada di lantai langsung dengan mulutnya.
Karena badan mereka diikat dikursi dan tidak bisa bergerak kemana-mana
Mereka juga tidak bisa makan langsung dari piring2 yang ada di mejanya.
Karena mereka tidak bisa menggerakkan kepala terlalu jauh.

Kasihan sekali.
Orang-orang di ruangan ini diliputi kesedihan, kebingungan dan kelaparan.

Di sebelah ruangan itu ada ruangan yang besarnya sama.
Kondisi di ruangan kedua juga sama persis dengan ruangan yang pertama.
Meja makan yang penuh makanan lezat.
Orang-orang terikat di kursi yang tangannya berubah menjadi sendok dan garpu sepanjang tinggi badan mereka.

Namun ada yang berbeda.

Orang-orang di sini tubuhnya segar.
Wajahnya gembira dan tidak ada kelaparan.
Kenapa?

Ternyata oh ternyata, sendok dan garpu yang panjang itu digunakan untuk saling menyuapi satu sama lain.
Dengan berfikir untuk memberi kepada orang lain, maka orang lain pun akan tergerak untuk memberi.
Pada akhirnya semua yang ada di ruangan kedua tidak ada yang kelaparan.

Beberapa hari yang lalu, saya teringat kembali dengan cerita ini karena event KMB TDA Bandung.
Di event ini setiap orang berusaha untuk memberi.
Pada prakteknya mereka yang bersedia untuk memberi ini juga mendapatkan pemberian balik yang bermanfaat untuk mereka.
Sungguh mengharukan…

Semoga saya juga bisa tertular sifat untuk selalu memberi. Karena kaya itu bukanlah orang yang punya banyak hal, tetapi orang yang merasa cukup dan ringan dalam pemberian….amiin…

————————————-

Ini adalah uraian kegiatan KMB pada acara kickoff KMB TDA Bandung Batch 1:

Assalamualaikum wr wb temen2 semuanya… 🙂

Salam sungkem buat para suhu dan rekan2 seperjalanan

oh hampir kelupaan… sungkem juga buat para ustad dan ajengan yang telah bergabung di sini 🙂

Senang sekali bisa berjumpa kembali via Telegram di event Kickoff KMB TDA Bandung Batch 1.

Kegiatan Mentoring Bisnis (KMB) TDA Bandung adalah program pendampingan pengembangan bisnis  dan kewirausahaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kegiatan ini adalah salah satu program unggulan TDA dalam peningkatan kapasitas anggota.

KMB kali ini agak berbeda dengan KMB yang sebelumnya. Yaitu:

1. Pendekatannya problem/goal based. Mentee mempunyai permasalahan/goal apa, kemudian mentor siapa yang bisa membantu.

2. Periodenya dipersingkat yaitu 3 bulan. Diharapkan dalam 3 bulan problem yang dihadapi sudah terselesaikan atau minimal sudah ada progress. Jika ada problem berbeda yang ingin diselesaikan bisa diselesaikan di KMB batch berikutnya.

3. Proses mentoring dilakukan one on one. Diharapkan dengan one on one ini masalah akan lebih terfokus untuk diselesaikan. Namun tidak menutup kemungkinan jika mentor mempunyai mentee lebih dari satu dan masalahnya sama, maka bisa digabung dalam kelompok.

4. Pada praktiknya, proses mentoring akan digabung dengan coaching. Minggu lalu para mentor sudah diberi pembekalan oleh Coach Fauzi dengan teknik-teknik coaching. Dengan adanya teknik coaching maka solusi tidak hanya datang dari mentor, tetapi juga bisa digali dari diri mentee sendiri. Sehingga diharapkan solusi yang muncul fleksibel dan pas untuk kondisi mentee.

Nah… untuk bisa mensukseskan KMB ini dengan sempurna dan cetar membahana ? maka kami membagikan aturan main yang perlu disepakati bersama:
1. Setelah acara kickoff ini mentee dipersilahkan untuk menghubungi mentor masing2 untuk janjian bertemu.

2. Selesai pertemuan, mentee diminta untuk membuat blog, boleh di blogspot, wordpress atau media sosial ber-url (misal facebook note). Tujuannya adalah agar setelah setiap selesai pertemuan, mentee bisa mendokumentasikan perjalanan/progress bisnisnya blog tersebut. Dokumentasi ini pastinya akan sangat memberikan manfaat bagi anggota TDA yang lain yang tidak mengikuti KMB. Jika ada hal-hal yang sifatnya rahasia bisnis dari mentee atau mentor, maka tidak perlu dituliskan di laporan.

3. Sebelum pertemuan berikutnya, mentee harus sudah mengerjakan tugas2 yang diberikan oleh dari pertemuan sebelum nya dan juga mempublikasikan laporannya.

4. Periode KMB batch 1 adalah 23 Mei s.d 23 Agustus.

Kembali lagi saya share daftar update Mentee dan mentor:
Aagyn – Evazonia, jadi mentor untuk: Pri Agung Danarahmanto
Achmad Faisal – MotivaKreatif, jadi mentor untuk: Rifki Febriansyah
Adiprabowo – JuraganFoto, jadi mentor untuk: Budi Krisnadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Kusnadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Muhammad Edwin Khadafi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: taofik hidayat
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: muhammad yasin
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Oskar skarayadi
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Angga gumilang
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: karecka tira s
Agung Kurniawan – Klinik Mutiara, jadi mentor untuk: Dhya afifah sholihah k
Awan Rimbawan – 21clouds, jadi mentor untuk: Brata Manggala
Budi Krisnadi – Omorfa Matia, jadi mentor untuk: Kiking Ludi Ananta
Budiman – Vandell, jadi mentor untuk: Ivan Handriar
Deddy Novrandianto – Swamedia, jadi mentor untuk: Mohd fauzy
Eva Herliyanti – Evazonia, jadi mentor untuk: Desi Siti Aisyah Humaira
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: acit (astri afriyanti)
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Ai Fuzi Fauziah
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Angga Tirta
Hendra Setiawan – Jabal Publishing, jadi mentor untuk: Muhammad Tanri Arrizasyifaa
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Mujiono
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Abdul Haris
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Anggia tresna wibawa
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Lukman Elhaqi
Hernawan Adi Wibowo – Aventama, jadi mentor untuk: Rully Setiawan
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Budi dermawan
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Rizka Nugroho
Ibrahim – Tuneeca, jadi mentor untuk: Dody
Muhamad Yusuf Adiwiyarso – Smuufy Studio, jadi mentor untuk: Ashry Sikka Aradilla
Muhamad Yusuf Adiwiyarso – Smuufy Studio, jadi mentor untuk: Zulkarnaen
Muhammad Yasin – Gesit Konveksi, jadi mentor untuk: utsman jamaludin
Muhammad Yasin – Gesit Konveksi, jadi mentor untuk: Fauzia Raziani Razak
Muri Handayani – Gerai Razha, jadi mentor untuk: Eva Aisyatul Fauziah
Nissa Nuraini – Natura Craft & Sweet Batik, jadi mentor untuk: A Bahrul Ulum Azmi
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Nissa Nuraini
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Wahyu Pujaswara
Ruliyanto Pribadi – Resepbunda, jadi mentor untuk: Miftah
Wibi Arie Rismanto – 4Life, jadi mentor untuk: Irwan Hidayat

Awan Rimbawan, [22.05.16 19:39]
Monggo kita lanjutkan dengan sesi tanya jawab ?

acit Puella|Lumama|, [22.05.16 19:41]
kalo waktu dan jam dan berapa kali pertemuan di tentukan oleh mentee dan mentornya masing2?

>>> Betul teh Acit, silakan diobrolkan sesuai dengan kesepakatan

Budi Dermawan 0811 200860, [22.05.16 19:41]
Alhamdulillah sudah mulai kmb. Untuk coaching misalnya ngerjain tugas dan ngeblog lapor ke sini?

>>>>Yess Om Budi, jadi ini juga jadi ajang kita untuk share progress dan saling memonitor small winning masing2

Ivan OpieunBandung, [22.05.16 19:41]
Master, bedanya mentoring ama coaching apa?

Awan Rimbawan, [22.05.16 19:46]
[In reply to Ivan OpieunBandung]
Mentoring: Pada proses mentoring biasanya diberikan oleh orang yang lebih berpengalaman dan pernah melalui jalan tersebut. Kelebihan dari proses ini adalah, mentee akan mendapatkan pengalaman dari orang yang pernah praktik langsung. Kekurangannya, pengalaman dari seseorang biasanya tidak bisa diterapkan ke orang lain karena perbedaan waktu/kondisi bisnis.

Coaching: berfokus pada self discovery atau penemuan dari diri sendiri yang akhirnya bermuara pada self decision atau pengambilan keputusan tentang apa yang akan dilakukan. Jadi Coach tidak memberikan keputusan, tetapi bersifat memfasilitasi dan menggali apa yang ada di dalam diri coachee. Sehingga solusi dan keputusan bersifat fleksibel dan sesuai dengan kondisi coachee

Teknik coaching menakjubkan buat ane gan, soalnya biasanya ane mikir jawaban ada di luar/orang lain yg lebih ngerti. Tapi ditangan coach yang mantap, ternyata setelah di gali jawabannya ada di diri ane sendiri. Jadi ini teknik yang sangat emejing ? ???
Kiking Jilbab Mukena Anak, [22.05.16 22:02]
….ane nggak pernah bikin blog/tulisan di internet Hu
…ada guidance nya kah?

Awan Rimbawan, [23.05.16 03:29]
Gpp hu…
Bayangkan aja lg cerita sama seseorang
Di telegram
Ga usah ngikutin kaidah2 yg baku
Gaya bercerita aja ?
Pakai 5w 1h jg bisa http://omdimas.com/cara-menulis-blog-dengan-rumus-5w-1h/

Awan Rimbawan, [22.05.16 20:27]
Amiin… nuhun maturnuwun temen2 semuanya yang sudah hadir di event Kickoff KMB TDA Batch 1 ini….

Saya ingin tutup pertemuan kali ini dengan sebuah quote dari seorang bijak:

It is better to conquer yourself than to win a thousand battles
Then the vivctory is yours
It cannot be taken from you, not by angles nor by demons
heaven or hell…
Saya memaknainya dengan…
Tujuan kita berbisnis bukan untuk mengalahkan pesaing kita
Atau mengalahkan orang lain yang omsetnya lebih tinggi dari kita
Cukuplah membuat saya lebih baik hari ini daripada saya yang kemarin
Membuat saya yang besok, lebih baik daripada saya yang hari ini

Mudah2an dengan adanya KMB, kita semua bisa saling membantu
Untuk bisa menjadi pribadi2 yang lebih baik daripada yang sebelumnya
Insya Allah, untuk kebaikan bersama dan kemanfaatan terluas…

Amiiin,… __^__

Sudut Sekolah Yang Masih Basah

DSC04302

Di satu sisi, di mana kita hidup secara aman nyaman dan kering, ada sisi lain kehidupan yang sulit, basah dan merepotkan.

Apa yang tampak di media, dan apa yang ada di lapangan sangat berbeda.

Ada sebuah SD, yang dari bulan November 2015 sampai dengan saat ini, lapangan upacaranya terendam banjir setengah meter. Itu kondisi biasa. Kondisi luar biasa, kusen pintu SD itu sudah tenggelam dan hanya menyisakan atapnya saja.

Ada SD yang kalau anak2 sekolah, harus pakai sendal jepit. Karena sampai sekarang jalan menuju kesana terendam banjir semata kaki.

Di kawasan itu walaupun jalan utamanya sudah tidak banjir, cobalah jalan2 masuk ke gang2 di dalamnya. Semuanya terendam air. Tidak bisa lagi dibedakan mana jalan dan mana selokan.

Mau pindah, pindah kemana…

Ketika saya ngobrol dengan salah satu guru di sana. Salah satu kerepotan adalah setiap banjir, buku2 habis disapu air. Tidak ada lagi perpustakaan di sana. Meja2 dan lemari rusak terendam air berhari2.

DSC04315 (Medium)

Namun mereka tetap bersekolah, tetap berusaha untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

DSC04308 (Medium)

Betapa perjuangan di tengah kesulitan dan keterbatasan membuat mereka terlihat begitu hidup, dan indah.

DSC04356

DSC04358

 

 

 

 

 

 

Teruslah berjuang kawan2… engkau tidak sendirian… kami akan selalu ada untuk membantu.

To be number… Or… To be something

….
orang yang hidup ’to be number’, yang hidupnya adem tentrem tanpa masalah uang karena dia bekerja dengan tujuan untuk menghasilkan uang, mencukupi kebutuhan hidup diri dan keluarganya.

Kedua, orang yang hidup ’to be something’ yang mengejar suatu hasil yang dapat berguna bagi orang banyak.

Cara ukurnya untuk menetukan corak hidup itu mudah. Jika kamu meninggal nanti kamu dikenang oleh banyak orang itu artinya kamu hidup ’to be something’, tapi kalau pensiun saja kamu sudah dilupakan, itu artinya kamu hidup ’to be number’ ”
….
taken from here

Meet One Of My Hero

Hari Kamis 28 January kemarin aku ke Jakarta.
Goalnya: Meet with one of my hero.
Beliau ini sering aku baca kiprahnya di media.
Majalah Globe Asia edisi Agustus 2007 menobatkan beliau, sebagai orang terkaya di Indonesia No. 122.

Mungkin sebelumnya aku ga akan berani bertemu dengan beliau.
Nggak Pede.

Tapi gara2 minggu sebelumnya ikutan workshop bisnis nya TDA, pikiran jadi lebih terbuka.
Waktu itu diceritakan oleh Kang Agung salah satu tentor di workshop, bagaimana struktur organisasi sebuah perusahaan yang benar.
Bagaimana membesarkan sebuah usaha.
Disamping itu pula, mistery guess pada hari itu: Kang Aman dari Soka bercerita juga bagaimana mengembangkan bisnis.

Karena dari itulah aku memberanikan diri.

Lalu ketika bertemu dengan one of my hero ini, beliau orangnya sangat humble.
Ramah dan terbuka.

Juga dalam pemaparan materinya, beliau beberapa kali menyebut namaku.
“..Di sini ada Kang Awan, yang jauh2 pagi2 datang dari Bandung. Beliau ini salah satu contoh bahwa UKM kita juga bisa bersaing di pasar internasional seperti US dan Europe…”
Mungkin… memang sifat orang besar yang baik hati itu begitu… suka mengacknowledge dan membantu membesarkan orang lain.

Sangat terkesan dengan kepribadian beliau.

Pulangnya, aku bareng satu travel dengan Prof. Ina Primiana.
Beliau ini adalah guru besar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad.
Orangnya juga humble dan baik hati.
Di travel saya mendapat banyak ilmu dan juga pengetahuan tentang kondisi UMKM di Indonesia.

Benar2 pengalaman yang mengesankan… 🙂

Seminar Penulisan Motivation Letter 2015

Menulis Motivation Letter dengan Baik dan benar

Berjalanlah, berusahalah…
Jika nanti engkau sampai di negeri seberang manapun,
Ceritakanlah padaku barang satu dua kalimat…
Aku akan ikut tersenyum bersama mimpi-mimpimu yang terwujud…

Apa itu Motivation Letter?
Apa yang membuat sebuah motivation letter bisa menambal kekurangan-kekurangan yang lain?
Apa kesalahan-kesalahan dalam menulis motivation letter?

Pengalaman saya selama memburu beasiswa dari tahun 2005-2011 saya sharing di acara Dutch Placement Day 2015.
Acara ini diselenggarakan oleh Nuffic Neso, sebuah lembaga pemberi beasiswa untuk negara Belanda.
Dengan segala kekurangan dan keterbatasan dari diri saya, semoga sharing ini ada manfaatnya untuk para pejuang mimpi 🙂
Slide presentasi beserta contoh-contoh Motivation Letter bisa di download di http://bit.ly/contohmol

Related reading: http://ppibelanda.org/365-hari-menjalani-mimpi/
http://awanrimbawan.com/365-hari-menjalani-mimpi/

 

Engkau Meminta kepada Tuhan…

“engkau meminta kepada Nya agar dia melindungi dirimu, engkau sendiri tidak pernah melindungi orang lain. engkau meminta kepada Nya agar Dia menyayangi dirimu, engkau sendiri tidak pernah menyayangi orang lain. engkau meminta kepada Nya agar dia memberi engkau rezeki, engkau sendiri tidak pernah memberi rizki kepada orang lain”

“kalau tuhan menampakkan diri Nya, maka tuhan tidak adil karena orang buta tidak bisa melihat Nya”

Pidi Baiq

17 Agustus 2015

17agustus2015

Melihat anak2 yang berlari2 riang, dalam lomba2 hari ini. Senyum tawa dan keriangan ditengah kemenangan ataupun kekalahan.

Seperti diingatkan kembali, bahwa semangat perjuangan memang sudah ditanamkan sejak kecil.

Walaupun tangan tidak bisa digunakan, tetapi teruslah menggapai2 kerupuk yang digantung dengan kepalamu.
Walaupun kaki dibebat karung, tetapi melompatlah sejauh2nya kedepan.

Walaupun harus menjaga keseimbangan kelereng di permukaan cekung yang sempit, tetapi bergegaslah lari sekencang-kencangnya.

Walaupun kepala tidak bisa bergerak karena harus menahan balon bersama orang lain, namun berjogetlah seceria-cerianya.

Bergerak, melompat, ambil tindakan, bergoyang dumang ditengah semua keterbatasan, halangan dan kesulitan…

Keluhan tidak akan pernah merubah keadaan, hanya action terbaik yang bisa kita lakukan dan menyerahkan semua hasil kepada Tuhan…

Kalau kamu, apa pelajaran yang kamu dapat hari ini kawan?

Don’t Cry Because It’s Over… But Smile Because It Happened…

151

Mengagumkan bagaimana benda sekecil ini bisa menjadi sumber kebahagiaan bagi banyak orang.

Dahulu kira-kira 17-18 tahun yang lalu, ring kecil ini terpasang di kamarku. Karena kamarnya lumayan besar untuk tempat bermain teman2, ring ini menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan. Tiap akhir pekan (malam minggu) biasanya teman2 berkumpul di kamar dan melakukan berbagai macam ide permainan yang muncul salah satunya dengan ring ini. Ada kira-kira 5-10 orang berkumpul di kamar kalau malam minggu. Lokasi kamar yang terpisah dari rumah utama juga membuat kami bebas berteriak2 sesuka hati.

Selain ring kecil ini, kami juga bermain musik dengan instrumen seadanya. Bahkan sebuah band experimental bernama Zoompid sempat tercipta dari sini. Namanya sendiri terinspirasi karena stick drum yang dipakai untuk berlatih di kamar adalah sumpit yang dipakai buat makan. Ada icik2, ada sumpit, ada gitar2 yang dibawa dari rumah dll… Zoompid formation adalah Ami(Guitar Melody), Haryo(Bass), Anip(Vokalis), Awan(Drum), Gama(Manager)

Suatu malam kami melakukan permainan yang sedemikian serunya. Berlari2 keluar kamar sehingga salah satu kawan menabrak bagian pintu yang terbuat dari kaca. Tangannya kanannya berdarah berleleran dan kami dengan wajah horror dan shock berbuat sebisa2nya untuk menanggulangi masalah. Untungnya tidak ada hal fatal yang terjadi dan sampai sekarang bagian pintu itu juga tidak pernah diganti lagi.

145

Di salah satu bagian rumah yang lain, terdapat sebuah jendela kaca. Klasik karena kaca-kacanya berwarna-warni khas rumah kuno. Kira-kira 23-24 tahun yang lalu ketika saya dan Ami SD, kami sering menggunakan tape Polytron yang ditaruh di dekat jendela ini untuk merekam suara kami. Kami membuat berbagai macam skenario/cerita dan kemudian merekamnya dengan mic seadanya. Lalu terkekeh2 sendiri mendengar suara rekaman kami.

Bagian ruangan ini juga pernah menjadi kamarku. Pernah suatu ketika aku datang dan mendapati kamar sangat berantakan. Ternyata sebelumnya teman2 datang tapi aku sedang keluar. Dengan niat mengerjai maka kamar diberantakin termasuk baju2 dan koleksi komik2 bertebaran. Tidak ada rasa kesal kami semua menganggap itu sebagai bagian kreatif masa kecil kami 🙂

149

Ada juga sebuah sudut ruangan. Yang mempunyai banyak sekali peran selama bertahun2. Waktu 15-16 tahun yang lalu pernah berfungsi menjadi toko kelontong. Masih teringat jelas belajar UMPTN sambil nungguin toko kelontong.

Kemudian berevolusi konter hape. Ribowo yang menjalankan jualan pulsa, berbagai macam hp dan aksesoris plus servisnya.

Lalu seiring berjalannya waktu berubah menjadi salah satu kamar wisma beberapa tahun terakhir ini.

Ada bagian kebun rumah belakang yang juga menjadi tempat sarana bermain. Salah satu teman malah pernah menulis di temboknya Malvin Love *** menggunakan Cat Pylox. Dulu kira2 25 tahun yang lalu. Jaman2 masih cinta monyet meraja lela 😀

Di dekat situ juga pernah ditaruh sebuah meja berwarna hijau dengan garis putih. Berjuta-juta tawa dan gaya tercipta dari permainan itu. Dulu ada Lukman yang jadi salah satu temen buat main tenis meja. Kadang kita main di rumahku, kadang main di rumah dia di sebelah mesjid agung. Jauh sebelum kami mengenal olahraga basket. Aku masih ingat cengiran lebar Lukman kalau berhasil men-smash atau kecut mukanya ketika mengejar bola masuk yang salah perkiraan 😀

Malam lebaran, biasanya juga kami ngumpul di depan rumah. Bercerita ngalor ngidul sampai mata sepet jam 2-3an tentang berbagai hal karena sudah pada kuliah dan pisah2. Padahal besoknya bangun pagi buat sholat ied.

Kenapa sih lebaran-lebaran gini bercerita tentang memory masa lalu?

Hal itu dikarenakan adalah dalam momen2 lebaran ini terjadi sebuah transisi besar. Jalan hidup mengharuskan keluarga kami untuk melepaskan rumah yang ditinggali selama 30 tahun. Bapak ku bahkan telah tinggal di rumah ini sejak remaja. Mungkin sekitar 50 tahun.

It’s not easy to leave something behind that is part of you for about 30 years.
But I remember one of my Bangladeshi friend said: Don’t Cry Because It’s Over… But Smile Because It Happened…

Walaupun tiap sudut rumah ini mempunyai terlalu banyak kenangan,
Walaupun rumah ini bukan hanya tempatku tumbuh berkembang bermain tetapi juga tempat teman2ku tumbuh berkembang bermain…
Walaupun proses pelepasan rumah ini dipenuhi aroma intrik, pengingkaran janji waris, keserakahan dan lain sebagainya…

Namun aku percaya pada rahasia Tuhan…
Dan alih2 harus menangis karena kehilangan, aku akan memilih untuk tersenyum atas semua kebahagiaan, keceriaan, pelajaran, kebijaksanaan yang aku alami berkaitan dengan rumah ini…

Thank you my friends, families and all people that experienced all the good things happened in this house.

*ditulis dengan penuh romantika dari Jalan Jendral Sudirman no:314 (dulu 198) Pelutan Pemalang.

Ngerasa Stuck?

Stuck,
Apakah bahasa terjemahan dari stuck dalam bahasa Indonesia?

Terjepit?
Ga bisa kemana2
macet ?
diam…

Kalau dalam fisika, benda diam akan terus diam.
sampai ada kekuatan dari luar yang mengenai benda itu

kekuatan bisa dari berbagai ukuran, arah, tekanan dan akselerasi.
tetapi bagaimanapun kekuatan itu, sebuah pergerakan dibutuhkan untuk melepaskan sebuah benda dari kondisi diam

jadi, kalau kamu merasa stuck…
yang perlu dilakukan adalah: bergerak
sesedikit apapun
ciptakan momentum untuk bergerak
sekecil apapun

kalau merasa stuck dengan pekerjaan yang sekarang,
ambil kursus
temui orang2 baru
ikut kumpulan2 profesi lain
teruslah bergerak

kalau merasa stuck dengan kondisi saat ini
lakukan sesuatu,
bergerak

ingatlah bahwa stuck tercipta karena tidak ada pergerakan