SEPULUH JUTA PERTAMA

“Sell your cleverness and buy bewilderment – Rumi”

Kapan Mas Bejo mendapatkan 10 juta pertama dari dunia online?

Lupa tepatnya…

Tapi pertanyaan itu terngiang2 dalam pikiran Mas Bejo malam itu.

Jam sudah menunjukkan 19.30 dan Mas Bejo baru pulang dari sebuah tempat di Purwakarta.

Sebuah eco-park yang asri bernama Sahejo.

Di sana berkumpul anak2 muda cerdas-cerdas, soleh2 yang sedang menapaki jalan bernama entrepreneurship.

Ada yang sudah bagus bisnisnya, tapi banyak juga yang baru memulai.

Antusiasmenya sangat luar biasa… seusai memberikan presentasi, program group coaching tersebut berlangsung santai dengan makan malam…

Di sana Mas Bejo mendapatkan berbagai macam pertanyaan yang benang merahnya adalah…bagaimana mulainya?

Tentu saja waktunya tidak cukup untuk menjawab pertanyaan yg luas itu…

Karena pertanyaan yang luas membutuhkan jawaban yang luas juga…

Jadi sepulang dari acara tersebut, Mas Bejo mencoba membuat sebuah pertanyaan yg lebih tepat lagi…

Agar bisa menemukan jawaban yang tepat…

Salah satunya adalah… bagaimana

Pertanyaan yang luas membutuhkan jawaban yang luas juga.

Kata Mbah Einstein, kalau dia diminta untuk menyelesaikan masalah rumit di dunia ini dia akan menghabiskan 90% waktunya untuk memformulasikan pertanyaan dan 10% waktunya untuk menemukan jawabannya.

Pertanyaannya akan bisa dirangkum dengan…

Bagaimana mendapatkan 10 juta pertama dari dunia online?

Karena jika sudah tahu cara mendapatkan 10 juta, maka nantinya akan bisa mendapatkan 20 juta.

Kalau bisa mendapatkan 20 juta, maka akan bisa mendapatkan 40 juta.

Kalau bisa 40 juta, maka nanti akan menapaki perjalanan menuju 80 juta dan seterusnya dan seterusnya…

Maka, jawab dulu pertanyaan itu… bagaimana mendapatkan 10 juta pertama dari dunia online?

Lalu di tengah-tengah pikiran yang bekerja untuk membuat jawaban itu… terbetiklah sebuah kalimat dari Mbah Rumi.

Sell your cleverness and buy bewilderment…

Mbah Rumi bilang, untuk menjual kepintaran kita…
Kemudian beli lah bewilderment…

Apa itu bewilderment? a feeling of perplexed and confused.
Ketakjuban dan kebingungan.

Lalu terpikirlah sebuah ide gila…

Ide untuk sebuah eksperimen…

Melepaskan kepintaran… melepaskan apa yang diketahui saat ini…

Memulai lagi dari nol…

Seakan tidak punya apa2…

Agar bisa mendapatkan ketakjuban… kebingungan yang akan menciptakan kejelasan dan ilmu2 baru…

Jadi eksperimen nya gini…

Gimana kalau Mas Bejo memulai bisnis lagi dari nol?

Gimana kalau kita bikin sebuah case study bisnis…

Gimana kalau kita sama2 belajar untuk mendapatkan 10 juta pertama…?

Belajar bareng, praktek bareng, dan mencapai hal itu bareng2 ?

Memangnya Mas Bejo pernah membantu orang untuk mendapatkan 10 juta pertama?

Kalau tim sendiri sih sering…

Ada anak SMK yang tidak tahu apa2 mulai dari 500rb, kemudian mendapatkan 10 juta.

Ada salah satu anggota tim bulan ini yang pendapatannya juga terancam 10 juta. Tinggal dikit lagi, beberapa ratus ribu saja.

Survey dong:

Siapa yang belum pernah mendapatkan 10 juta pertama dari dunia online?

Jangan buru2 berusaha menyelesaikan masalah

No problem can be solved from the same consciousness that created it. – Albert Einstein

Kata mbah Einstein, kita tidak bisa menyelesaikan masalah ketika level berpikir kita masih sama dengan saat masalah itu tercipta.

Jadi, buru2 ingin menyelesaikan masalah tidak akan segera menyelesaikannya.

Misalnya dulu pas sd kelas 1. Mikirin perkalian dan pembagian itu jadi masalah besar.

Tapi sekarang hal itu tidak jadi masalah lagi.

Sesuatu tercipta dan dianggap jadi masalah karena level berpikir kita berada di bawah kondisi tersebut.

Tetapi jika level berpikir kita berada di atas kondisi tersebut, maka kondisi itu tidak akan jadi masalah.

Jadi, yuk tingkatkan level berpikir kita 🙂

Pentingnya Keheningan

Apa bedanya musik dengan kebisingan?

Musik adalah suara berpola yang punya arti.

Sedangkan kebisingan adalah suara tanpa makna.

Musik yg indah membangkitkan kehidupan dan menyentuh sisi emosional dalam diri.

Kebisingan hanya membuat penat si pendengar.

Musik punya jeda suara. Musik adalah rangkaian nada yang dipadu dengan keheningan.

Musik tanpa keheningan, tidaklah jadi keindahan. Mungkin malah akan menjadi kebisingan.

Begitupun hidup kita.

Apakah hidup kita adalah kumpulan aktifitas tanpa makna?

Sekedar beranjak dari satu aktifitas kepada aktifitas lainnya tanpa jeda?

Jika itu yg terjadi maka hidup kita akan kering.

Kita akan cepat lelah dan selalu merasa habis energi.

Jika itu yg terjadi, maka perlu kita memasukkan keheningan dalam momen2 hidup kita.

Jika pagi, siang, sore penuh dengan aktifitas.

Maka malam adalah saat yang tepat untuk masuk ke dalam keheningan.

Keheningan inilah yang nantinya akan membuat hidup kita menjadi sebuah musik yang indah untuk dijalani.

Selamat ber-tahajud.

Selamat menemui Dia dalam keheningan malam 🙏

2 Hari Paling Penting Dalam Hidup

Ada dua hari paling penting dalam hidup.

  1. Hari di mana seseorang dilahirkan
  2. Hari di mana dia tahu alasan kenapa dia dilahirkan

Oleh karena itu…

Ada 2 tipe Bapak/Ibu dalam kehidupan kita.

  1. Bapak/Ibu kandung
  2. Bapak/Ibu batin

Bapak/Ibu kandung sangat penting perannya. Karena beliau yang membuat kita terlahir secara fisik berada dalam hidup ini.

Bapak/ibu batin adalah para guru kehidupan. Mereka yang mengajari dan menyadarkan kepada kita tentang makna hidup ini. Alasan kenapa kita dilahirkan.

Guru berasal dari dua kata. Gu dan Ru. Gu artinya kegelapan. Ru artinya cahaya.

Guru adalah orang yang bisa membawa kita dari kegelapan menuju cahaya.

Guru adalah penunjuk jalan.

Guru adalah penerang.

Tanpa kehadira Guru maka akan sangat sulit bagi seseorang menemukan hari kedua yang paling penting dalam hidup.

Hari di mana kita menemukan makna, mengapa kita dilahirkan…

Apa kontribusi yang ditugaskan untukku lahir di dalam hidup ini…

Apa alasannya Tuhan mentakdirkan aku ada diantara 9 milyar manusia.

Manusia yang unik, yang tugasnya berbeda2.

Mengapa Dia meminjamkan nafas kepadaku. Nafas yang nantinya aku kembalikan.

Kalau dipinjamkan dan dikembalikan, sangat mirip dengan hutang.

Sehingga ada orang bijak yang mengatakan bahwa Diin, agama, itu asal katanya dari hutang.

Kita ber hutang kepada Tuhan nafas, kesempatan hidup.

Dan kita perlu mengembalikan kesempatan hidup itu dalam bentuk menjalankan tugas2 unik kehidupan yg diberikan kepada kita.

Bisnis, profesi, peran2 dalam kehidupan personal, peran2 sosial, semuanya itu adalah dalam rangka menjalankan alasan kenapa kita dilahirkan…

Klinik Yang Kehilangan IG nya

Klinik itu tampak besar dan megah.
.
Punya 3 cabang.
.
Sudah berdiri selama 33 tahun.
.
Bahkan kapitasi BPJS nya terbesar… bukan di kotanya, tapi di Indonesia.
.
Siang itu, Mas Bejo diundang ke Klinik tersebut untuk berbicara mengenai strategi digital marketing.
.
Langsung dipertemukan dengan tim digital marketingnya.
.
Anak-anak muda yang penuh semangat belajar.
.
Ternyata, klinik tersebut baru saja kehilangan akun IGnya.
.
Padahal akun tersebut sudah punya banyak follower. Hilang begitu saja. Walhasil strategi yg selama ini dibangun kacau balau.
.
Karena strateginya hanya mengandalkan branding tidak terukur secara sales.
.
Hanya terukur dgn membesarkan follower/subscriber/viewer di platform sosmed.
.
Mas Bejo menyampaikan bahwa akun sosial media kita itu bukan milik kita.
.
Kita cuman numpang saja di platform itu.
.
Setiap saat penyedia platform bisa saja “mengusir” kita tanpa sebab. Sudah banyak kejadian.
.
Akun dengan follower ratusan ribu tiba2 hilang, suspended, restrict, blocked atau apalah namanya itu.
.
If we are using it for free, then we are the product for them.
.
They use us…they use our data, our behaviour, our digital history.
.
They can ditch us anytime they want.
.
Like we ditch our useless product, without a blink of an eye.
.
Sehingga akun sosial media itu bukan aset yg dimiliki.
.
Tapi cuman aset numpang saja.
.
***
.
Nah trus gimana dong solusinya?
.
Bagaimana caranya calon klien/kustomer bisa tahu kita tanpa membesar lewat branding di sosial media?
.
Sebenarnya kita tidak perlu diketahui oleh semua orang.
.
Kita hanya perlu diketahui oleh orang-orang yang butuh jasa/produk kita.
.
Kita hanya perlu ditemukan oleh orang yg mencari jasa/produk kita.
.
Tidak perlu semua orang. Hanya yg sedang butuh dan sedang mencari.
.
Caranya?
.
Wah kalau dibahas di sini, nanti tiba2 akun saya yg di blok 😀
Lebih aman kita bahas offline aja, sambil ngopi2…
Nanti saya ajak Mas Bejo jg biar dia ikut nimbrung 😉
.
Salam, Awan.
Supir merangkap tukang ceritanya Mas Bejo 

Apakah teman2 di sini ada yg bisnisnya bidang jasa?

Apakah teman2 di sini ada yg bisnisnya bidang jasa?

Kebetulan hari ini saya mengantar Mas Bejo yang diminta untuk mentoring strategi digital marketing untuk salah satu bisnis jasa.

Pemiliknya couplepreneur, dua2nya dokter.

Masih muda2, cerdas dan sangat prospektif dalam membangun bisnis yang bisa melayani banyak orang.

Bisnisnya juga bagus, termasuk leader di kotanya.

Setelah dibedah, potensi marketnya sangat besar. Baru dilayani sedikit.

Problemnya adalah… Bagaimana menjangkau market tersebut?

Yang paling efektif dan efisien adalah lewat digital marketing.

Setelah dilakukan riset market, banyak orang yg mencari jasa ini.

Kalau kita bisa melakukan optimasi digital marketing, maka dipastikan akan kebanjiran customer.

Dalam sesi mentoring digital marketing itu Mas Bejo membagikan sebuah strategi bernama Standing Over The Giant’s Shoulder.

Dengan teknik ini, maka kita bisa berada di tempat yang tepat di waktu yang tepat. Sehingga pembelian hanyalah sebuah reaksi natural.

Bagaimana tekniknya?

Nanti biar Mas Bejo saja yg menjelaskan ya…

Salam,
Awan 

Mas Bejo dan 3 CEO

Dalam minggu ini, sudah ada 3 CEO yang meminta untuk Privat Business Coaching dengan Mas Bejo.

Challenge bisnisnya beda2.

Salah satu CEO yang dicoaching oleh Mas Bejo adalah sebuah perusahaan digital agency.

Digital agency nya berbeda dengan yang lain, unik. Karena jasa yang ditawarkan adalah meningkatkan penjualan brand fashion dengan digital advertising.

Yaitu bagaimana mendapatkan leads (calon pembeli) sebanyak2nya lewat digital marketing sehingga bisa meningkatkan omset.

Tapi leads yang datang juga tidak akan ada gunanya kalau konversinya rendah.

Sehingga mereka juga menawarkan jasa peningkatan penjualan lewat manajemen CS yang hobby mengejar closingan.

Pembahasan dengan CEO yg ini, adalah tentang pricing. Bagaimana sih menentukan pricing jasa kita?

Sebenarnya gampang saja… Dari sudut pandang Mas Bejo, pricing terbaik adalah yang bisa memberikan value minimal 10x nya.

Ini juga salah satu pedoman kalau ada yang mau memilih digital marketing agency.

Misalkan sekarang ada perusahaan yang omsetnya 100jt, kemudian mau dinaikkan jadi 1 Milyar. Dari situ ada peningkatan omset sebesar 900jt. Maka jika harga yang ditawarkan adalah 90jt, maka harga itu akan memberikan value 10x nya yaitu 900jt. Dengan sudut pandang ini, maka harga dikaitkan dengan manfaat yang diberikan. Pasti client akan sangat senang jika mengeluarkan uang 90 jt dan mendapatkan 10xnya yaitu 900jt.

CEO kedua yang privat mentoring dengan Mas Bejo adalah perusahaan software. Ini juga produknya unik. Software di bidang finansial dengan pengguna sudah lebih dari 1000 orang.

Bahasannya adalah tentang pitching ke Investor. Kebetulan Mas Bejo pernah mengikuti program pitching startup di London. Waktu itu undangan dari Royal Academy of Engineering United Kingdom. Nama programnya adalah Leaders in Innovation Award.

Satu hal yang Mas Bejo pelajari dan dibagikan kepada CEO perusahaan software finansial itu adalah tentang problem-market-fit. Sebenarnya problem ada di mana2. Termasuk di dalam market yang ingin kita masuki. Permasalahannya, kita sebagai pembuat solusi seringkali tidak memahami problem dari market. Sehingga solusi yang kita buat, tidak membuat orang ingin menggunakannya apalagi membelinya. Jadi kalau kita kesulitan dalam menjual, maka besar kemungkinan kita tidak memahami masalah sebenarnya yang dihadapi oleh target market. Kalau kita memahami masalah sebenarnya yang ada di market kita, maka penjualan adalah proses yang akan terjadi secara natural. Tidak dipaksakan.

Market selalu mencari barang/jasa yang bisa menyelesaikan permasalahannya. Jadi lebih enak mana, jualan barang yang ditawarkan atau jualan barang yang dicari? Pastinya jauh lebih enak jualan barang yang dicari kan 🙂

CEO ketiga yang dibimbing secara privat oleh Mas Bejo adalah perusahaan content marketing. Perusahaan ini sebenarnya sangat berpotensi untuk melejit. Karena karyawannya sudah lebih dari 35 orang.

Masalah besarnya ada di ketiadaan culture, value, dan misi perusahaan. Karena perusahaan tidak punya culture maka akan sulit untuk menyelaraskan orang2 di dalamnya.

Kalau perusahaan tidak punya value maka orang2 di dalamnya tidak akan tahu apa yang layak untuk diperjuangkan bersama.Sehingga pola pikir orang2nya adalah pola pikir jangka pendek. Semua memikirkan kepentingan pribadi tanpa punya kepedulian untuk berkembang bersama2.

Sangat berat menjalankan perusahaan seperti ini, karena pasti waktunya habis untuk memadamkan kebakaran-kebakaran insidental.

Ada yang tidak disiplin, ada yang tidak produktif, bahkan bisa jadi ada yang melarikan aset2 perusahaan.

Mas Bejo memahami bahwa coaching saja tidak cukup. Karena coaching berkaitan dengan challenge. Seseorang akan berat untuk dichallenge jika belum punya knowledge, skill dan insight. Sehingga bagi yang belum punya knowledge, skill dan insight solusinya bukan coaching tapi training.

Training adalah metode untuk mentransfer knowledge, skill, insight dengan cepat. Setelah itu baru bisa didampingi dengan sesi-sesi coaching. Karena coaching kaitannya dengan pembimbingan dan tugas2 untuk menchallenge.

Nah itulah beberapa pelajaran yang di dapat dari Privat Bisnis Coaching bersama Mas Bejo dan para CEO. Kalau kamu seorang CEO. Entah itu Chief Executive Officer beneran, atau Chief Everything Officer 😉 Mudah2an kamu bisa dapatkan coach yg bagus untuk bisnismu.

Karena bisnis itu permainan tim. Dan dibalik setiap tim yg hebat selalu ada Coach yang hebat.

Salam 🙏😊

Cianjur Hari ke 4 Gempa

Cianjur Gempa

Saya kemarin berangkat bersama dengan
rekan2 Komunitas Tangan Di Atas. Kami bekerja sama dengan relawan lokal Batarapala. Bertempat di Posko SMAN 2 Cianjur.

Kondisi di hari Ke 4 ini kalau di kota tidak banyak yg rusak.

Justru yg banyak rusak justru di desa2 yg di perbukitan2. Sehingga membuat akses sulit.

Di kota juga aktifitas sudah kembali normal. Banyak tempat2 jualan sudah buka.

Titik pertama yg kami kunjungi adalah: Kampung Serpong, Cianjur Utara.

Sekitar 150 an KK.
Sekitar 30% bangunan rumah hancur.

Estimasi singkat kalau 1 KK ada 4 org, berarti ada 200an org tinggal di tenda2 pengungsian.

Titik kedua yg kami kunjungi adalah Kampung Gasol, Cugenang.
Sebagian besar rumah hancur.
Di sini lebih banyak lagi yg tinggal di tendaw pengungsian.

Ketika kami ke sana jam 16.00.Traffic menuju lokasi sangat padat. Karena banyak kendaraan yg menuju ke sana untuk memberi bantuan.

Selanjutnya sambil menunggu logistik tambahan kami kembali ke Posko SMAN2 untuk memasak makanan.

Waktu pengantaran berikutnya dijadwalkan jam 23.00 agar traffic sudah mereda untuk menjangkau titik selanjutnya: Kampung Kutakulon.

Di sana sebagian besar rumah juga hancur.

Banyak titik di Kampung Kutakulon ini yg berada di gang gang yg tak terlihat dari jalan.

Itu sebabnya di sana banyak yg belum terjangkau bantuan.

Tenda2 dibuat seadanya dari plastik2 yg diambil kandang ayam. Dihuni berdesak2an untuk 6 keluarga. Didirikan di pinggir sawah. Tidak akan tahan ketika hujan, dan juga angin.

Ada keluarga yg kami temukan membangun tenda dgn plastik seadanya di pinggir kandang kambing.

Proses pengantaran hari itu dicukupkan hingga 01.00 dini hari agar para relawan bisa istirahat untuk persiapan hari berikutnya.

Para pengungsi itu…
Selama rumah belum bisa ditinggali mereka akan terus berada di tenda2 pengungsian.

Tidak bisa kerja.

Stamina mereka juga diuji, terkena angin dan rentan air hujan.

Sampai rumah terbangun kembali, mereka harus bertahan di tenda2 itu.

Tapi berapa lama membangun rumah? Dan dibutuhkan berapa dana?

Lalu dari mana dananya jika tidak bisa bekerja dan tidak ada pemasukan?…

Sementara waktu berkejaran dengan stamina kesehatan yg setiap malam terpapar angin dan kemungkinan hujan.

Cianjur alam nya sangat indah…

Akan tetapi banyak warga Cianjur saat ini sedang gundah…

Hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan Ya Allah… Yang Maha MengHidupkan dan Maha Memberi Kekuatan🙏🙏🙏

Bisnis Ideal

Bisnis ideal adalah bisnis yg bisa mengantarkan kepada keselamatan di dunia dan akhirat.

Kriterianya adalah:

  1. Semakin dijalani bisnis ini semakin menambah kecintaan dan ketakjuban kepada Allah.
    Ilmu-ilmu di bisnis ini membuat semakin dekat hubungan denganNya. Semakin rindu kepadaNya. Semakin merasakan kehadiranNya di setiap langkah bisnisnya.
  2. Bisnis yang semakin dijalani maka semakin menambah teman dan saudara.
    Bermanfaat untuk pelanggan2nya. Mempererat silaturrahim dengan partner2nya, apapun hasil dari bisnis tersebut. Uang bisa hilang, tapi akan sangat disayangkan jika hilang pertemanan dan persaudaraan. Karena sejatinya silaturrahim jauh lebih berharga daripada uang.
  3. Bisnis yang semakin dijalani maka semakin mendekatkan dengan keluarga.
    Pria yg keren adalah pria yang semakin sukses bisnisnya semakin harmonis dengan istrinya, semakin dalam kedekatannya dengan anak2nya. Semakin hormat dan bertambah hikmat kepada orang tuanya. Wanita yang terbaik adalah yang ketika berbisnis tidak melupakan amanah utamanya. Membersamai suami dan mendidik anak2nya. Bahkan bisnis sebagai sarana pendidikan nilai2 untuk anak2nya.
  4. Bisnis ini semakin dijalani maka semakin menambah pengetahuan akan kelemahan diri.
    Semakin dalam pemahamannya tentang batasan2 yang ada pada diri. Karena tambah paham tentang kelemahan2 diri maka tidak akan muncul kesombongan, justru muncul kerendahan hati. Pikirannya bukan untuk kompetisi, tetapi kolaborasi. Membentuk partnership-partnership untuk saling melengkapi kekurangan dan menyatukan kekuatan.
  5. Bisnis yang semakin dijalani maka semakin melunturkan kecintaan terhadap dunia.
    Membuat hidup tambah sederhana, bukan tambah rumit. Bukan berpikir tentang kepemilikan, tetapi berpikir tentang kebermanfaatan. Bukan berpikir untuk mengambil dan menumpuk, tetapi berpikir untuk berbagi dan memberi. Semakin sukses bisnisnya, semakin sederhana hidupnya. Tidak cinta dunia bukan berarti tidak boleh kaya. Tetapi kaya karena Allah menakdirkan kaya, bukan karena menjadi tujuan bisnisnya.

Setuju atau sepakat? 😀

Sekali Ini Saja

Aku rasa… Kunci dari konsistensi adalah tidak berpikir tentang konsistensi…

Karena seringkali kata “konsisten” itu membebani. Karena terasa berat untuk “harus” konsisten, akhirnya tidak dilakukan sama sekali.

Bagaimana kalau kita dekati dengan cara yang berbeda, yaitu tidak berpikir untuk konsisten. Tidak berpikir tentang konsisten berarti berpikir “sekali ini aja”

Berkaca dari habit buruk yg aku develop. Awalnya dimulai dgn “sekali ini aja”. Terus nanti diulangi. Periodenya berulang semakin sering. Sambil mikirnya tetap sama: “sekali ini aja” kadang modifikasi jadi “terakhir deh”😀

Akhirnya karena diulang2 ya jadi habit yg kuat juga. Bahkan jadi candu. Ada yg bilang candu itu dimulai dr hal kecil, terlalu kecil untuk dianggap berbahaya sampai kemudian menjadi terlalu kuat untuk dihentikan.

Namun kabar baiknya kita bisa menggunakan metode yg sama untuk membangun habit yg baik.

Daripada berpikir untuk konsisten melakukan sebuah habit baik, lebih tidak membebani untuk berpikir mau melakukan “sekali ini saja”.

Misal daripada berpikir untuk konsisten puasa senin kamis, bisa dimulai dengan yg paling ringan: puasa hari senin sekali ini aja. Kamis nya ga usah puasa. Nanti minggu depannya berpikir, puasa hari senin sekali ini aja. Terus seperti itu sampai pelan2 nanti terbangun tiap hari Senin puasa.

Kalau sudah konsisten, maka giliran hari kamis nya. Sekali ini saja deh puasa hari Kamis. Nanti minggu itu jadi Senin dan Kamis. Begitu seterusnya. Awalnya bolong2 tidak apa2. Sampai nanti sedikit demi sedikit akan menjadi konsisten.

Jika sudah konsisten Senin dan Kamis, akan berlanjut ke puasa2 yang lain. Daud misalnya. Atau ayamul bidh. Dengan metode yg sama. Sekali ini saja. Tapi kemudian dilakukan berulang-ulang, akan jadi konsisten dengan sendirinya.

Ada yg mau mulai minggu depan, libur tidak mengkonsumsi ….(silahkan isi sendiri) satu hari aja?

*refleksi dari orang yg banyak dosa, banyak maksiat, banyak tidak konsistennya, tp tetep berusaha untuk berproses…. 😃