Pemilihan Arus Uang

June 15, 2021
afi

Seri Happy Money (Part 4)

PEMILIHAN ARUS UANG

Uang itu kita terima dan kita berikan.
Sehingga uang itu bisa kita bayangkan menjadi sebuah aliran.

Sama seperti sungai.
Di mana kita berdiri di tengah2 sungai.
Merasakan air yg datang kepada tubuh kita.
Juga merasakan air yg lewat menjauhi tubuh.

Begitu juga uang.
Uang kita dapatkan, kemudian kita berikan.
Uang juga mengalir melewati diri kita.

Jika yang mengalir melewati hidup kita adalah Uang Bahagia, maka hidup kita akan dipenuhi dengan kebahagiaan.
Sebaliknya jika yang mengalir adalah Uang yg tidak bahagia, maka hidup kita pun akan dipenuhi dengan ketidakbahagiaan.

Uang Bahagia dan Uang tidak bahagia tidak dipengaruhi dari jumlahnya.
Tetapi dipengaruhi dari energi yang mengiringi saat uang itu diberikan atau diterima.
Apakah jumlahnya sedikit atau banyak, maka aliran nya akan tetap sama.

Pilihannya ada pada diri kita masing2.
Apakah kita memilih untuk berada di dalam aliran Uang bahagia, atau berada di dalam aliran Uang tidak bahagia.
Namun kebanyakan orang tidak menyadari adanya aliran ini di dalam hidup mereka.
Padahal hal ini sangat mempengaruhi kehidupan mereka.

Coba perhatikan sebentar orang-orang di sekitar kita.
Teman-teman kita, saudara, orang tua, sekolah, tempat kerja dan lain2.
Apakah rata-rata mereka bekerja di kantor? Apakah mereka berbisnis? Apakah mereka terasa seperti kekurangan uang?
Biasanya kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan di mana kita berada.

Bukan hanya orang miskin yang bisa memberikan energi negatif kepada uang sehingga menjadi Uang yg tidak bahagia.
Tetapi kelas menengah dan kelas atas pun bisa memberikan energi negatif tersebut.
Misalnya orang-orang kaya yang ketakutan akan kehilangan uang.
Orang kelas menengah yang selalu membeli apa yang dibeli oleh tetangganya.
Tetangga kita punya itu loh, keren ya…kapan ya kita bisa punya?
Kemudian muncul perasaan tertekan dan perasaan tidak beruntung sehingga kemudian membebani ketika bekerja.
Uang yang akan dihasilkan pun akan menjadi Uang yg tidak bahagia.

Tidak ada salahnya bertujuan untuk menjadi kaya.
Tetapi ada orang-orang yang mulai menyadari bahwa lebih banyak uang tidak akan menyelesaikan semua masalah mereka.
Orang-orang itu mulai menyadari bahwa tidak diperlukan banyak uang untuk mewujudkan hidup ideal mereka.
Mereka memahami bahwa dengan mengubah perilaku dan hubungan mereka dengan uang, mereka bisa menyembuhkan luka masa lalu berkaitan dengan uang.
Sehingga mereka bisa merasa sejahtera dan hidup bahagia terlepas dari berapa banyak yang mereka miliki.

(bersambung…)

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *