Tutur Sang Mentari: Asal Dari Kebingungan

August 26, 2014
Awan Rimbawan

Pagi ini Mentari berbicara kepadaku:

Awan, diam dan perhatikanlah dari mana kebingungan muncul…

Engkau punya suatu gambaran di masa depan yang ingin engkau capai.
Engkau tidak tahu bagaimana cara mencapainya.
Engkaupun bingung…

Engkau punya gambaran di masa lalu, yang tidak ingin engkau alami lagi.
Engkau pun mencoba menghindarinya.
Engkau tidak tahu caranya, dan kau pun bingung…

Tetapi jika engkau diam, berada di saat ini…
Tanpa gambaran tentang masa depan dan masa lalu.
Bisakah engkau bingung?
Bisakah engkau berkata “aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan”
Coba renungkanlah…
Engkau bernafas, engkau duduk/berdiri, engkau tahu tanganmu diletakkan di mana, kakimu berpijak kemana.
Di saat ini, engkau selalu tahu apa yang perlu kau lakukan.
Di saat ini, engkau selalu punya lebih dari apa yang kau butuhkan.
Dan jika kau diam dan sadar, maka engkau akan mengerti bahwa saat ini…hanya saat inilah engkau hidup.
Bukan di masa depan, maupun di masa lalu…

————–
Pelajaran dari seseorang yang dekat:
– Lebih baik makan sedikit daripada tidak sama sekali
– Lebih baik olahraga sedikit daripada tidak sama sekali
– Lebih baik menulis sedikit daripada tidak sama sekali
– Karena yang sedikit, akan jauh lebih baik daripada tidak sama sekali 🙂

Facebook Comments

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 7 =