Training di PT Kayaba

August 12, 2016
Awan Rimbawan

photo_2016-08-12_10-24-08

10-11 Agustus kemarin saya mengikuti training di PT Kayaba. Sebenarnya saya belum jelas materi trainingnya itu apa. Namun melihat bahwa penyelenggaranya adalah Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA), saya jadi tertarik untuk mengikutinya. Tentu saja dikarenakan nama besar Astra dan juga tokoh2 yang saya kagumi.

Ada beberapa Instruktur dari Pelatihan tersebut, salah satunya bernama Pak Soetardjo. Beliau adalah orang jogja dengan senyum lebar yang ramah.

Instruktur yang lainnya yaitu Pak Mugi Hastomo. Beliau sudah bergabung dengan Astra semenjak 1970an. Masuk sebagai teknisi las kemudian meniti karir sampai level management di divisi training.

Sepanjang pelatihan berlangsung beliau2 ini dengan sabar menjawab pertanyaan2 peserta yang kadang nyeleneh dan out of the topic.

Maklum para pesertanya adalah para pengusaha. Sebagai pengusaha tentu saja bukan hanya ingin mendapatkan materi sesuai dengan topik, tetapi lebih lanjut lagi ingin menggali bagaimana cara Astra bekerja, bagaimana Om William membangun sumber daya manusia di awal Astra, dlsb

Gregory Bateson, seorang ahli biologi dan antropologi pernah berkata: Knowledge at any given moment will be a function of the thresholds of our available means of perception

Terjemahan bebasnya kira-kira adalah, sedalam apa pengetahuan yang kita dapatkan akan sangat tergantung dengan apa yang bisa kita masukkan dalam persepsi kita.

Saya beruntung ketika kemarin ikut training dengan orang-orang yang sangat kritis mengajukan pertanyaan-pertanyaan sepanjang jalannya training.

Ada Bang Dhino dari Kalimantan yang cerdas dan humoris. Ada Mas Arief English dari Pemalang yang jago bahasa inggris dan populer. Mas Abe yang kritis dan tajam dalam mengajukan pertanyaan, dan teman2 lainnya yang nanya hal yg aneh2 tapi bermanfaat 😀

Berkat pertanyaan-pertanyaan dari mereka pemahaman saya menjadi meningkat dibanding jika saya satu group dengan anak2 SMP yang pendiam 😀

Oh ya, materi yang disampaikan kemarin adalah bagaimana Astra membangun nilai2 bagi orang2 yang akan masuk ke dalamnya. Ada training Basic Mentality sehingga orang2 yang masuk ke dalam Astra punya values yang sama dan bisa satu gerak menuju tujuan.

Kemudian disampaikan juga mengenai PDCA atau singkatan dari Plan – Do – Check – Action. Ini adalah langkah2 yang terlihat simple, namun setelah dipaparkan ternyata sangat bermanfaat dalam memperbaiki sistem.

Di hari kedua, dijelaskan tentang filosofi 5R yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. Filosofi ini perlu diterapkan agar bisa menghilangkan pemborosan, mencegah bahaya atau meningkatkan keamanan dan kesehatan, dan juga untuk membangun citra yang baik.

Terakhir kami di ajak masuk ke pabrik PT Kayaba yang khusus memproduksi shockbreaker. Sebagian shockbreaker yang di produksi adalah untuk motor. Saya dibuat terkagum-kagum dengan proses yg ada di pabrik ini. Luasnya mungkin ada sekitar 5 hektar. Di dalamnya banyak robot2. Proses yang terukur dan presisi. Jelas label ada di mana-mana. Mengintip sekelumit kecil dari dunia industri yang mengagumkan. Namun kami di sana tidak boleh mengambil dokumentasi. Bahkan sebetulnya pabrik bukan merupakan tempat wisata, namun tempat kerja yang penuh dengan barang dan proses yang harus ditangani dengan hati-hati karena bisa membahayakan. Bayangkan saja ada alat peleburan timah yang di dalamnya bersuhu 740 derajat. Bahkan ketika tour pabrik berlangsung kami selalu diwanti-wanti untuk tidak memasukkan tangan ke dalam saku dan tetap waspada terhadap arahan dari tim leader.

Facebook Comments

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 1 =