Laporan Wakaf Quran Ramadhan

June 17, 2018
Awan Rimbawan

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh…

Selamat Hari Raya Iedul Fitri yah bro/sist…
Mohon maaf lahir batin…
Semoga Allah menerima ibadahku dan ibadahmu 🙂

Aku bersyukur banget dikelilingi oleh teman-teman yang murah hati.
Di bulan Ramadhan kemarin, hanya dalam 2 minggu terkumpul 300 Al Quran Wakaf yang siap untuk didistribusikan.

Pada proses distribusinya aku tidak sendirian, tetapi dibantu para pejuang2 sosial yang menakjubkan.
Karena merekalah orang-orang yang lebih tahu medan di lapangan.
Daerah mana yang masih kekurangan, daerah mana yang perlu dibantu.
Mereka adalah mata di lapangan sehingga diharapkan wakaf Quran ini jadi tepat guna.

Salah satu pejuang sosial yang membantu distribusi wakaf Quran kemarin bernama Khoeruddin.
Bersama teman-temannya project yg digarap adalah renovasi sebuah madrasah di pelosok Bale Endah Bandung.

Madrasah itu ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan.
Hampir rubuh dengan tiang2 yg lapuk, dinding tripleks dan pagar dari bilah-bilah bambu.
Sekilas dilihat mata, bangunan itu mirip banget kandang ayam.

Berkat kerja keras tim nya, akhirnya bisa dibangun bangunan permanen.
Hal ini penting untuk dilakukan karena di kawasan tersebut banyak terdapat warung remang2 dan karaoke2 liar tempat prostitusi.

Anak2 di sana perlu mendapatkan pendidikan agama, jika tidak maka akan terjebak kedalam lingkaran aktivitas yang dilakukan oleh orang tuanya. Ini adalah project penyelamat generasi bangsa.

Selain dari itu, Khoeruddin dan kawan2nya juga berkoordinasi dengan pesantren2 penghafal quran di pelosok Tasik dan Garut. Sebagian Quran wakaf dari temen2 sekalian Insya Allah akan didistribusikan ke sana.

Titik distribusi Quran yang lain adalah di daerah Gunung Puntang.
Lokasinya sekitar 2 jam ke arah Selatan pusat kota Bandung.
Dari daerah Banjaran, terus naik ke atas perbukitan sampai tiba di kawasan perkebunan kopi Gunung Puntang.

Untuk distribusi kesana, aku dibantu oleh ustad muda @Irwan yang juga pengusaha kopi di sana.
Ada 3 masjid yang masih kekurangan Al Quran.
Moga2 bisa bermanfaat bagi para petani kopi di sana, dan juga masyarakat jamaah masjid tersebut.

Tempat wakaf yang lain adalah desa Cidomas Garut.
Jaraknya sekitar 6 jam dari Bandung.
Untuk distribusi ke sana aku dibantu oleh pemuda bernama @Ali

@Ali adalah anak tertua dari 10 bersaudara.
Sejak kecil Ali tidak pernah bertemu dengan ayahnya.
Itu yang menyebabkan dia tinggal di panti asuhan Amanah di Batununggal.
Dibesarkan di panti asuhan tersebut, kini dia sudah tercatat menjadi mahasiswa UIN.
Calon ustad muda yang penuh semangat dalam aktifitas2 sosial.

Setiap lebaran dia pulang ke Cidomas.
Desa terpencil yang masyarakatnya mayoritas hidup sebagai petani padi.
Al Quran masih merupakan barang mewah, karena uang yang ada dipakai untuk makan sehari2.
Sehinnga mereka sangat menyambut gembira Wakaf Quran yang datang.

Selanjutnya bekerja sama dengan teman2 dari komunitas Kastrol, wakaf Al Quran juga dibagikan ke para siswa di MDT Maarif Pasir Impun.
Lokasi sekolahnya dari terminal Cicaheum teruuus naik ke puncak gunung yg masih susah sinyal.
Kondisi masyarakat di sana masih yg masih kekurangan, merasa sangat terbantu dengan adanya wakaf ini.
Selain Al Quran, di acara buka bareng komunitas Kastrol juga memberikan bantuan berupa paket2 alat2 sekolah kepada anak2 di sana.

Selanjutnya di Nun Learning Centre Bale Endah yg didirikan oleh Kyai Rofi.
Di sini siswa2 yang telah selesai program tahsin dan sudah mengkhatamkan Al Quran, akan lanjut ke program tahfidz (hafalan quran).
Al Quran dari temen2 Insya Allah akan membantu proses mereka menjadi para hafidz penghafal Quran.

My brother and sister…
Terima kasih sekali lagi atas kebaikan hatinya dalam membagikan sebagian rizki dan berwakaf Quran.
Aktifitas ini membuktikan bahwa bersama2 kita bisa menjadi bagian dari solusi bangsa ini.
Ketika ada orang2 yg bisanya berdebat dan berkomentar negatif di sosial media, ternyata masih ada yang menjawab dengan tindakan nyata.

Tentu saja, apa yang kita lakukan tidak sempurna.
Ada sahabat yang menyarankan, selain berwakaf Quran ada baiknya juga disertai dengan bantuan dana pendidikannya juga.
Karena banyak masyarakat miskin akan sangat terbantu.

Kemarin ternyata juga masih ada dana sisa karena mendapatkan diskon dari penerbit.
Aku mohon izin dari para donatur sekalian untuk memanfaatkan dana ini dalam pendidikan Al Quran.
Rencananya kita akan bekerja sama dengan lembaga pengajaran Quran untuk bisa memberikan pengajaran kepada yang membutuhkan dengan dana tersebut.

Aku sendiri sudah memastikan bahwa dari dana di atas tidak ada yang dipakai untuk kepentingan pribadi.
Bahkan sampai saat ini bensin dan transportasi disokong dari kantong para relawan.

Insya Allah ini adalah komitmen kita… untuk berbuat bukan untuk keuntungan finansial… tetapi sebagai keinginan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain…

Semoga kita bisa terus bergerak, aktif membangun solusi2 sosial. Bersama-sama 🙂

Salam,
your brother…
Awan.

Facebook Comments