Category Archive for "Tutur Sang Mentari"

Tutur Sang Mentari #9

Jika engkau sendiri, mungkin engkau akan takut Tetapi jika engkau mengerti bahwa bumi menopangmu… mengerti bahwa langit menaungimu… menyadari bahwa pohon2 mengirimkan energi untukmu… dan semesta berdenyut lembut bersama jalanmu… manalah mungkin ketakutan akan menguasaimu? ketakutan akan lebur tak berbentuk…

Read More

Tutur Sang Mentari #8

Bagaimana cara mengenali diri? Yaitu dengan mengenali pikiran Melihat dari mana pikiran muncul, bagaimana strukturnya, pikiran lain apa lagi yang ditimbulkan, bagaimana pikiran itu tergantinkan dengan pikiran yang lain… Mengenali keinginan saya, mengenali keharusan saya… Jika saya harus (sesuatu) berarti…

Read More

Tutur Sang Mentari #7

Realitas, selalu akan memberimu lebih besar daripada imajinasi seindah apapun. Imajinasi, cerita dan asumsi yang dibentuk oleh pikiran baik untuk masa depan ataupun masa lalu adalah sumber dari penderitaan. Tanpa masa lalu, tidak akan pernah ada masa depan. Yang ada…

Read More

Tutur Sang Mentari #5

Perjalanan menuju kesempurnaan diawali dengan kemauan memulai dalam ketidak sempurnaan. Kemudian memperbaikinya sedikit demi sedikit, secara terus menerus

Read More

Tutur Sang Mentari #4

Guru terbaik adalah orang-orang yang ada di sekitar mu. Guru terbaik adalah orang yang hidup dengan mu. Dia akan menunjukkan “sesuatu” dalam diri mu. Alam telah menentukan dan memilih dengan seksama dengan siapa kamu harus belajar. Orang-orang itu adalah cerminan…

Read More

Tutur Sang Mentari #3

Kalau bermanfaat buat orang lain, lakukanlah walau itu kecil. Karena lebih baik melakukan yg kecil daripada tidak sama sekali. Dan semua yang besar, selalu berawal dari yang kecil.

Read More

Tutur Sang Mentari #2

Ketika melakukan Zhan Zuang (kuda-kuda dalam Taichi) tujuannya bukanlah agar kaki kuat, tetapi agar badan menjadi rileks. Nanti akan menemukan bagian tubuh mana yang pegal. Pada bagian tubuh yang pegal itulah yang harus dirileks-kan Sehingga pada akhirnya semua bagian menjadi…

Read More

Tutur Sang Mentari #1

Hidup itu ada alurnya. Dan untuk melihat alur hidup, diperlukan adanya kesadaran atas kekinian. Dengan menyadari saat ini, maka seseorang dapat bersahabat dengan realitas. Kemudian syukur terucap dengan sendirinya.

Read More