#7 – 90days Tahajud Challenge

June 13, 2018
Awan Rimbawan

#7

Salah satu guru ane pernah berkata…
“Kesalehan yang membawa kebanggaan lebih berbahaya daripada dosa yang membawa penyesalan”

Hidup kita tidak pernah lepas dari dosa dan maksiat.
Seringkali kita sudah berusaha sekuat tenaga menghindarinya… tetapi seringkali terjatuh juga kepada hal-hal yang dilarang.

Ketika itu terjadi, hendaknya kita segera bertaubat dan tidak berputus asa terhadap rahmat Allah.

“Ah, tp nanti gimana klo berbuat dosa lagi. Bukannya tobatnya cuman tobat sambel. Udahlah ga usah bertobat aja.”

Bisa jadi nanti kita berbuat lagi.
Tp bisa jadi juga itu akan jadi taubat terakhir kita.

Yang penting di sini adalah: kita berusaha bersungguh2 menghindarinya.

Karena Allah nanti tidak akan bertanya tentang hasil akhir.
Yang ditanyakan adalah usaha kita…

Sudahkah kita bersungguh2 berusaha menghindarinya?
Sudahkah kita bekerja keras mencari aktifitas lain untuk tidak melakukan dosa tersebut?
Sudahkah kita mencari berbagai ilmu untuk mempertebal iman kita?
Apakah waktu ketika kita sadar bisa dimaksimalkan untuk berbuat baik dan beribadah, sehingga bisa menambal waktu kita “tidak sadar” ?

Sehingga ketika saatnya peperangan itu tiba…
Melawan hawa nafsu… melawan bisikan setan… melawan kebiasaan jelek yang sudah bertahun2…
Kita akan menghadapinya dengan persiapan yang maksimal.

Kemudian, apakah kita menang melawan peperangan itu atau tidak, itu hak Allah untuk menentukan.

Karena Allah tidak akan menanyakan apakah kita menang/tidak.
Allah akan menanyakan perlawanan dan proses persiapan kita untuk menghadapinya.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (QS Ali Imran: 133)”

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar {39} : 53-54).

Facebook Comments